Artha Ratu Nauli

An over-thinker. Adventurer.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.

July 13, 2015

Jika Kamu Diperbolehkan Masuk

Jangan pernah meremehkan kehormatan yang diberikan seseorang untuk masuk ke dalam kehidupannya.

Karena sebelumnya, kehidupannya tidak pernah melibatkan kamu. Namun, dia melapangkan sebagian ruang untuk kemudian kamu masuki, mungkin bahkan kemudian kamu tinggali.

Seperti apa pun ruangan itu, jangan pernah menganggapnya sesuatu yang kecil. Tidak semua orang dengan mudah membiarkan orang lain masuk ke dalam rumahnya, baik itu yang berupa istana maupun yang sesederhana gubuk reyot.

Kamu tidak pernah tahu apa yang terjadi di sana selama puluhan tahun sebelum kamu tiba.

from: here.

February 21, 2014

September 08, 2013




















taken from: arindaprachman.tumblr.com


August 30, 2013

Still wait ?

  
from: kuntawiaji

June 19, 2013








As easy as that :')

May 15, 2013

Sayap

Here we go.. 

Kini sayap anak burung itu telah selesai dirakit.
Ototnya telah bertulang, walau masih tulang rawan.
Saatnya pergi terbang..
tinggalkan sarang..

Datangi savana savana baru..

Satu per satu si anak burung mulai terbang tinggalkan sarang..

Ucapkan salam perpisahan sementara kepada sang induk,
lalu dengan patah patah perlahan mengepakkan sayap yg baru saja jadi..

Terbang diatas gelombang udara..




---
written on Feb 21, 2013. 
a late (unpublished, actually) notes.

April 26, 2013

Why Being in Your 20s is Awesome



By Ryan O'Connell    

I know I talk crap on being a twentysomething but I’m only half-kidding. In actuality, there’s no age I’d rather be. (Besides maybe seven years old because they don’t do anything besides eat ice cream and poop themselves. That sounds like an ideal life to be completely honest.)  

Being in your twenties is all about discovering which things hurt you and what makes you feel good. You go in blindly, practically pricking yourself with a dull blade, and then you walk out with tougher skin. One day you’ll stop pricking yourself altogether. Maybe. I don’t know. How would I? I’m just a twentysomething, remember?  
This is what your twenties are for — to feel and see as much as you can, to take advantage of not being tied down to anything and anyone and to go balls to the wall with everything that you do. You’re a raw nerve. You hate getting upset over little things, about being constantly unraveled by ignored text messages, parents, grades, and friends, but you have to remember something: you don’t know yourself entirely yet. Before the age of 20, you were mostly under your parents care, a reflection of what was going on around you. You didn’t have the option to make your own choices. You were merely living the life someone set out for you. Being in your twenties allows you to start carving out the life you want for yourself. Everything is on your terms now which seems daunting but is actually liberating. For the first time in your life you’re the boss.  

It’s important to talk about why your twenties are great because it seems like we spend so much of our time wanting to be somewhere else other than where we are. Think about it. This is a luxury. It’s going to leave us eventually so you better freaking enjoy it. Youth is fu**ing magic. Don’t you get it? Look at your skin! Touch it. Look at your smooth legs and stomach. Grab it. When you’re older, you’ll want all of this again so bad. You’ll possibly spend so much money to get some semblance of it back. Now it’s yours for free. 

We’re not stuck. Even if it feels like we are, it’s not true. We’re the opposite of stuck. As twentysomethings, we’re constantly moving — apartments, relationship, cities, jobs. Anything is possible. People are ready for you. They want to hear what you have to say. They look at you and are curious about what words are going to come out of your mouth. You’re the new generation. What do you have to say? Don’t bite your tongue. One day you’ll be pushed aside for a younger “fresher” perspective so you better get it out now. 

Make a mark. Make a stain. Make something.   I want to remember the fear, I want to remember the promise, I want to remember the nights I wanted to curl up in a ball, I want to remember the people I’m not supposed to remember, I want to remember not knowing myself, I want to remember the moment I started to feel safe and like this life I’m leading is really mine. 

I’m going to be scared, I’m going to bruise my knees and not know how they got there, I’m going to try to fruitlessly forge a connection with someone who won’t ever get it, I’m going to lose the person that means the most to me and find my way back to them. I’m going to be a twentysomething because that’s what I am and all I know how to be. And you should too. You should love every single moment of this hot mess of a decade. Chances are you’ll miss it before you even get to say “I’m 30.”

---
 Uuyeaaahhh! 

March 16, 2013

Tentang KAI

Bepergian setiap wiken adalah salah satu nikmat Allah yang diberi ke saya saat ini. Dan moda transportasi favorit adalah kereta!

Tapi pada sadar ga sih, kalau PT. KAI saat ini berbenah sekali. Saya memang bukan pengamat pekat layaknya orang-orang yang diundang ke media-media berita, tapi kalau berdasarkan pandangan saya, yang tentu saja dari sudut pandang awam, beberapa hal yang dapat saya anggap sebagai bukti effort berbenah KAI seperti:
      
       Bersih.

Ini yang pertama saya catat saat beberapa kali menggunakan kereta saat bepergian. Bersih. Kalau dulu, lupa beberapa tahun yang lalu, di lantai-dinding stasiun penuh dengan coretan, sampah, dan segala macam benda tak enak dilihat lainnya. Tapi sekarang, lantai bersih, bahkan kalau mau selonjoran di lantai stasiun pun rasanya ga terlalu masalah. Petugas kebersihan selalu terlihat dengan ‘aksi’ bersih-bersihnya. Ga cuma di stasiun, tapi di dalam gerbong pun sudah dapat dikatakan bersih. Gerbong selalu di bersihkan sebelum penumpang naik dan kereta berangkat.

2.       Rapi

Rapi disini saya lihat berdasarkan pemposisian beberapa fasilitas yang tidak berantakan. Tempat duduk untuk menunggu dapat digunakan sesuai fungsinya dan diletakkan dengan posisi yang layak. Tempat sampah, papan informasi, semua diposisikan dengan layak.

3.       Ramah dan kooperatif

Petugas yang ditemui baik di stasiun maupun di dalam gerbong juga sudah menerapkan prinsip ‘penumpang adalah raja’. Sudah tidak ada lagi petugas yang jutek saat ditanyai. Beberapa kali saya sempat harus berurusan dengan petugas, bahkan untuk hal kecil seperti menanyakan lokasi toilet atau di jalur mana kereta yang akan saya tumpangi. Overall semua dijawab dan diarahkan dengan ramah.

4.       Ontime

Beberapa kali naik kereta, rasanya hampir semua keberangkatan tepat waktu sesuai dengan yang tertera pada tiket.Ya kalaupunberbeda, biasanya hanya beda 5-10 menit (delay maks 10 menit untuk keberangkatan masih boleh diberi excuse lah ya?)

5.       Wifi

Di beberapa stasiun saat ini juga telah dilengkapi dengan wifi. Stasiun yang (katanya) telah dilengkapi wifi seperti Gambir, Sudirman, Kota. Walaupun saya belum pernah mencoba fasilitas wifinya sih.

6.       Nyaman

Nyaman mungkin adalah hasil dari asosiasi poin-poin tadi. Perubahan berikutnya yang langsung kita lihat adalah hanya penumpang yang boleh masuk ke area peron stasiun. Jadi penumpang akan diperiksa kartu identitasnya. Nama yang tertera dalam tiket harus sama dengan kartu identitasnya. Ini otomatis membuat orang yang punya akses ke area peron menjadi lebih sedikit, karena pengantar maupun yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk lagi.  Artinya penumpang bisa lebih nyaman menunggu kereta dan keamanan tentunya relatif lebih baik. Yang pasti, nyaman karena saa tini yang boleh masuk ke ruang tunggu hanyalah penumpang, sehingga ruang tunggu bisa sedikit terbebaskan dari jejal-jejalan manusia (yang seringkali banyakan pengantar daripada penumpangnya).

Bagaimana dengan di atas kereta?

Ada beberapa hal yang dapat dicatat mengenai membaiknya kenyamanan di atas kereta:
- Tidak ada lagi penumpang berdiri, terutama untuk rute jauh.
- Informasi bahwa tidak adalagi penyajian makanan gratis terlihat jelas
- Larangan merokok di atas kereta
- Kereta terlihat bersih, ac dingin.
- Tidak ada lagi pedagang yang bisa keluar masuk.

Ya itu sih beberapa hal yang saya amati dan rasakaan langsung sebagai penumpang KAI. Tentunya KAI saat ini telah lebih ‘custumer oriented’, seperti pengkhususan stasiun, desain dan penataan stasiun yang lebih ramah untuk pandangan, kebersihan, pelayanan, dansebagainya.
Progres berbenah KAI, dan tentunya seluruh lembaga negara ini. Salah satu pesan dan semangat positif bahwa bangsa ini dapat bangkit dan terus menjadi lebih baik.

November 08, 2012

!!


Minggu pertama desember ini. Harus. Harga mati.

November 06, 2012

attention

You know my name, not my story. You've heard what I've done, but not what I've been through.
-Jonathan Anthony Burkett-

November 05, 2012

Do Your Passion, And You Will Glow.

Saya berkesimpulan, bahwa jaman sekarang ketika cantik dan tampan bisa direkayasa dengan make up dan permak badan, jatuh cinta butuh alasan yang lebih dalam.

Love finds its enterance from one’s passion.

One way to attract the opposite sex is to see you glow while you are passionately working on your passion.

Melakukan sesuatu yang sangat kita cintai dan minati akan membawa aura positif terhadap diri kita. Kita percaya diri, fokus, dan terlebih lagi, bahagia.

Interesting, i bet that’s how passion makes you sexy :)

------


Dikutip dari artikel aslinya di:  http://pandji.com/passion-makes-you-sexy/

Emang Gitu Ya?

Jadi ceritanya lagi mumet ngulik program hitungan desain Dual Gradient Drilling, my lovely thesis. Terus pindah ke dunia maya, ngasih komentar sedikit tentang lapangan migas yang 'kesannya' cuma dikuasai asing sementara pemerintah gak pernah bertindak apa-apa. Padahal kan gak gitu juga.... bukannya bela pemerintah loh.. Tapi seringkali penyampaian informasi kepada publik itu tidak berimbang... Pemerintah juga yang kena ujung-ujungnya...Ah yawislah pusing ah..

Naaahh.. Karena udah tengah malem dan mengkritisi tentang migas juga sama aja bikin pusingnya, jadilah saya berselancar di dunia maya, agak ga jelas sih,  mendarat sana-sini aja, terus tiba-tiba nyasar ke tes psikologi... Tesnya sederhana, berdasarkan pilihan urutan warna gitu.. Dan hasilnya....

Your Existing Situation

"Inclined to choose luxurious things, which are gratifying to the senses. Turned off by things which are tacky and tasteless."

Menyenangi sesuatu yang mewah, dan paling gak suka sama sesuatu yg 'tasteles'. Hmmmm.. Gimana ya? Agak suka sesuatu yang 'berkelas' dan 'berselera' sih emang. hahahaha...

Your Stress Sources

"Her normal flexible and stubborn attitude has become weakened because she feels overworked, tired and as if she is stuck in a rut. The situation seems helpless and is causing her to physically feel the strain, she is searching for a solution but she is unable to make a decision on how to go about making the changes."

Agak bingung yang ini... katanya saya jadi ga fleksibel dan tegang kalau menemui kondisi overworked dan stuck. Kayaknya hampir semua orang kayak gitu bukan? Fase tegang pasti bakal muncul.

Tapi yang dibelakangnya bener, jadi saya tuh kalau curhat sama orang, lebih seneng formatnya ngobrol, diskusi mencari solusi gitu..atau kalaupun bukan solusi, at least si pendengar itu kalau bisa kasih sedikit komentar lah...gak diem aja dengerin... jadi saya cerita bukan cuma say something to be heard doang... Gitchu....

Well.. next:

Your Restrained Characteristics

"Emotionally withdrawn, feels forced to make compromises which makes emotional attachments difficult."
"Struggles to make her demands clear, but feels ignored. Feels resentful, but acts as if she doesn't care, doing what is necessary to keep peace."
"Believes her hopes and dreams are realistic, but needs reassurance from others. Has strict standards when looking for a partner and wants guarantees that she will not be disappointed or lose."

Paling percaya bahwa yang diimpikan itu bisa jadi kenyataan. Mungkin sih.. Terkadang saya tuh terlalu optimis sampe-sampe gak masuk akal orang-orang, dan bikin jadi merasa ignored. haha.. pemimpi kelas berat. Duh.. 

Strict standar in looking for partner? ya iyalah. harus itu.. yang punya visi buat membangun masyarakat, serta biar generasi penerusnya berkualitas.

Your Desired Objective

"Has a strong desire for the finer things of life. Finds comfort in her over-indulgent, lavish, and often luxurious lifestyle."

Hmm..... iya... kadang lho...gak terus-terusan juga...  X)

Your Actual Problem

"Feeling tension and stress brought on by situations which are out of her control, leaves her feeling helpless, anxious, and in adequate. she tries to escape into a stable, secure environment where she can relax and recover and not have any extra pressures put on her. "

Sometime emang paling sulit buat deal sama hal-hal yang tidak diinginkan yang terjadi benar-benar diluar kendali kita. 
Tapi ya...itulah yang namanya iman diasahnya disitu.....So, Masih harus belajar lagi emang..... Belajar lagi.. belajar lagi... belajar terus...

Your Actual Problem #2

Fear of being prevented from achieving the things she wants increases the need for security and freedom of conflict. Looking for stability and a relaxing environment.

hmmm... kalau alasan buat prevent-nya masuk akal sih bakal terima-terima aja kok...

----

Ya namanya juga test singkat, ga semua akurat sih pastinya.. tapi beberapa emang limit mendekati bener.. hehehe...Limit mendekati lho... bukan exactly.. *ngeles*


November 04, 2012

Reading Books Makes You Better













all pictures taken from: bookshelfporn.com


November 03, 2012

!

from http://love-and-smiles.tumblr.com

November 02, 2012

Tentang Usaha, Hasil, dan Determinasi.



Sebuah tulisan oleh Shana Fatina Sukarsono. Idola saya

------


Kemarin saya mendapat forward email dari seorang teman. Sangat manis.

Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup.
Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

“Tuhan,” katanya. “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?”
Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.
“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”.
“Ya,” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.
“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tapi Aku tidak menyerah.
“Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.
Tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah,” kataNya.
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada pria itu.
“Tahukah kamu, anak-Ku, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”
“Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu.”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”
“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi.”

Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di ujung cerita kehidupan. Usaha tidak selalu membuahkan hasil yang diharapkanm tapi yakinlah bahwa di dunia ini tidak ada yang sia-sia. Kehadiran tiap insan pun tidak ada yang sia-sia.

Yakinlah bahwa memang ada peran yang memang hanya kita yang harus memainkan itu, dan berbahagialah karena dengan itu kita bisa membuat dunia semakin berarti. Manusia tidak pernah tahu apa yang baik, tapi dia akan selalu mendapat yang terbaik untuknya pada waktu, tempat, dan kondisi yang tepat. Skenario besar selalu berbicara dan ada maksud di balik itu semua.

Dan kalau memang kita tahu ada peranan itu, sudahkah kita mempersiapkan diri dengan cukup untuk memainkannya dengan baik pada saatnya tiba nanti? Are we ready yet?

Mari kita mempertajam peranan dalam sistem semesta, dan bersama-sama mengembalikan keseimbangan untuk keberlanjutan kehidupan semua. If our earth has 6 billion people and good and bad come around all the time, why don’t we choose to be in the good side? 

 ------

I really adore her. In many ways.  Rasanya ingin sekali memasukkan semua tulisan-tulisan dia ke dalam blog ini. Buat yang penasaran siapa itu Shana Fatina Sukarsono, i let you google her. hehe :)

October 22, 2012

Home Sweet Home


Rumah. Rumah berarti besar buat saya. Di rumahlah seluruh anggota keluarga bertumbuh, berpadu, belajar, dan yang lebih penting: menghidupkan hidup. Saya percaya bahwa kehidupan besar bermulai dari rumah.

Saya, entah kenapa senang sekali melihat-lihat dekorasi rumah. Entah mungkin karena terbiasa 'dicekokin' dari kecil, entah.. Yang pasti senang sekali kalau melihat-lihat desain rumah yang menarik, mungkin antik atau malah modern, suka dengan furniture yang cozy atau lucu-lucu.. Dan mulai deh berkhayal 'men-dekor' rumah masa depan.

Selain di mall, biasanya paling enak tuh liat-liat pemeran anak seni rupa/desain interior. Bagus-bagus. Tapi kan yang namanya pameran itu diadainnya berkala, ga tiap hari.

Yang pasti interior rumah itu harus se-cozy mungkin. :D

Nah ini adalah beberapa sites favorit saya, menarik deh....

Yak abis liat mulai deh ngebayangin mikir mau penampilan rumahnya kelak seperti apa.

Hmmm menyenangkan ya.... :)


pict from.. duh lupa, google deh pokoknya :D

One Day. Ya. One Day. :)

October 16, 2012

Let's Move!


Open up your eyes! Let's Move! The earth waits to be travelled! Lalalalaaa~

October 14, 2012

Dan berdoalah agar Allah menuntun hatimu

عَسَÙ‰ Ø£َÙ†ْ تَÙƒْرَÙ‡ُوا Ø´َÙŠْئًا ÙˆَÙ‡ُÙˆَ Ø®َÙŠْرٌ Ù„َÙƒُÙ…ْ ÙˆَعَسَÙ‰ Ø£َÙ†ْ تُØ­ِبُّوا Ø´َÙŠْئًا ÙˆَÙ‡ُÙˆَ Ø´َرٌّ Ù„َÙƒُÙ…ْ ÙˆَاللَّÙ‡ُ ÙŠَعْÙ„َÙ…ُ ÙˆَØ£َÙ†ْتُÙ…ْ لا تَعْÙ„َÙ…ُونَ (٢١٦)

“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)

October 10, 2012

B-A-H-A-G-I-A

Seorang dosen pernah menasehati mahasiswa bimbingannya begini: 
"yang penting kamu bahagia & tau apa yang bisa buat kamu fun". Fun--dalam makna yang baik, tentunya. :)

Yap. Kondisi yang baik, dalam arti situasi hati dan fikiran yang gemilang, adalah bahan utama dalam menjalani apapun. Ya, apapun.

Dalam keluarga, itulah mengapa anak-anak dari keluarga yang bahagia akan lebih mudah untuk berkembang dan meraih prestasi yang baik, baik dari segi prestasi akademik maupun prestasi yang lainnya. (harap tidak menyama-artikan 'bahagia' dengan 'makmur' atau 'kaya-raya', walaupun bisa saja terjadi pada kondisi yang sama). Orangtua dan keluarga yang bersatu dan mengayomi, lingkungan tempat tinggal yang ramah, dan sebagainya, yang walaupun itu juga bukan suatu syarat mutlak.

Lalu bagaimana apabila seseorang yang ditakdirkan berasal dari lingkungan yang 'kurang bahagia'? Tentu kita sudah sangat tau bahwa seseorang tidak pernah meminta untuk lahir dimana, oleh rahim siapa, di lingkungan apa. Seorang anak yang lahir di daerah konflik, apakah dia meminta untuk itu? Tidak. Seseorang yang lahir di keluarga yang serba kekurangan dari segi materi? Apakah ia meminta untuk itu sebelum ia lahir? Tidak.

Dari sini juga perlu diiingat bahwa bahagia itu sederhana. Bahagia itu sesungguhnya tanpa syarat. Jadi, bagaimana pun keadaan kita saat ini, kuncinya adalah bersyukur. Set dirimu sebahagia mungkin. Karena pada dasarnya bahagia itu adalah respon dari suatu peristiwa. Peristiwa yang sudah terjadi tidak dapat kita ubah, namun respon kita terhadap itulah yang dapat kita atur. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, kata D-Massive. Bener sih. Kunci bahagia itu cuma satu, bersyukur. Bersyukur atas apa yang terjadi, mencoba mengambil hikmah dari setiap peristiwa. Sharing the happiness or making others happy is also the way to make your self happy. :)

Sesungguhnya bukan hasil yang baik yang membuat kamu bahagia, tetapi dengan berbahagialah kamu akan memperoleh hasil yang baik.