Saat memesan layanan yang sifatnya "service" , apalagi sejak ada aplikasi online yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan pemberi layanan, seringkali saya mengucapkan kepada mereka : "ok mas/mba. Do your best ya" atau "pokoknya tolong lakukan yg terbaik ya mas/mba". Tak perlu dicereweti. Tak perlu di-dikte sedemikian rupa.
Memberikan kepercayaan kepada mereka justru memberikan mereka ruang gerak yg nyaman dan psikologis yang membangun sehingga alam bawah sadar mereka pun mendorong mereka untuk melakukan yg terbaik.
Cita-cita terwujudnya peradaban yang professional harus diawali dengan PERCAYA, bahwa kita, berada ditengah masyarakat yang profesional. Percaya bahwa rekan kita akan melakukan tugasnya dengan cara dan usaha terbaik yang mereka bisa. Begitu juga kita.
Artha Ratu Nauli
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.
September 13, 2018
Let Them Do Their Best (and so do I).
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, September 13, 2018 0 comments
Labels: thinking
May 23, 2014
Drama RST
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, May 23, 2014 0 comments
Labels: Engineer's Life, life, thinking, Work
May 13, 2014
Fair
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, May 13, 2014 0 comments
March 17, 2014
Ihdina s-siraata l-mustaqiim
Beberapa waktu terakhir ini entah kenapa kepikiran banget dengan ayat ini, khususnya Al-Fatihah:6.
Dalam sehari berapa kali coba kita memanjatkan kata-kata itu? minimal 17 kali! itu kalau yang shalatnya wajib doang 5 waktu, belum lagi kalau ditambah shalat sunnah. Berapa kali dalam sehari coba??
Pertanyaannya....... Are you serious? i mean, beneran lo:?
Jalan yang lurus itu yang seperti apa?
from here
Kenapa saya bilang begitu, soalnya gini, kita MINTA buat ditunjuki jalan yang lurus. Minta sampai berkali - kali dalam sehari. Pertanyaan lagi, kalian sadar gak sih kalau minta itu?
Sekarang kita minta -berkali - kali dalam sehari- jalan yang lurus. Dan Allah itu pasti mengabulkan permintaan hambaNYA kan. Nahh... Yang namanya petunjuk Allah itu bisa datang kapan aja, dimana aja, dan melalui apa/siapa aja. Sip.
Lalu, bagaimana kalau Allah sebenernya SUDAH mengabulkan doa kita itu, yaitu Allah tuh udah ngasih tau kita, Allah udah menunjuki kita jalan yang lurus.
TERUS KITANYA NGAPAIN??
Ibaratnya, tiap hari minta minta sesuatu. Giliran dikasih, eh malah ga diamalkan. Ga dikerjakan. Udah diberi tahu kalau "ini lho jalan yang lurus itu yang ini...", eh malah gak ditempuh jalannya.
Bingung gak sih,, kata Allah (permisalan aja), ini anak maunya apa sih. Minta minta ditunjuki jalan yang lurus, pas udah ditunjuki, gak mau nempuh. Maunya apasih.
So, sadarilah bahwa setiap hari kita tuh meminta agar ditunjuki jalan yang lurus.
Jadi, saat sebetulnya kita sudah berasa telah ditunjuki jalan yang lurus itu yang mana, maka tempuhlah.
Jangan jadi orang yang plin plan.
*ngomong sama diri sendiri*
Semoga kita semua diberi petunjuk jalan yang lurus, dan diberi kekokohan hati untuk menempuh jalan lurus tersebut. Aamiin.. :)
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, March 17, 2014 0 comments
February 21, 2014
Tentang Mencari Pembenaran
Manusia lebih senang mengingkari hati kecilnya yang dengan polos menunjuk salah-benar secara blak-blakan supaya ia dibenarkan terus.
Manusia lebih senang menutupi boroknya sampai busuk ketimbang perih sebentar selama diobati.
Sesungguhnya Anda sudah tahu apa yang tepat dan tidak tepat di dasar hati Adna yang paling dalam, namun pengetahuan itu terhalang ole keinginan egois dan mau memang sendiri. Andai saja setiap orang berhenti mencari pembenaran dari luar dan bersedia duduk sebentar mendengarkan suara hatinya...
PS : Saya jadi ingat kata seorang teman yang mengatakan kalau orang pada umumnya tidak bisa duduk tenang walau sesaat, karena ketika ia diam, hatinya mulai menunjuk-nunjuk siapa dia sebenarnya...
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, February 21, 2014 0 comments
January 28, 2014
Kekaguman akan Kepemimpinan
Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Yang lagi semangat-semangatnya untuk mengembangkan diri. Terutama untuk menjadi micro banking terbesar di dunia. bahkan di tahun 2012, keuntungan BRI berhasil melampui keuntungan bank Mandiri.
Gula, Bulog, Hotel, dan lainnya yang tidak saya tuliskan disini, juga sedang berjuang keras memperbaiki diri.
Pertamina? Gak usah ditanya. Udah sering dan akan terus sering dibahas :)
Ya, saya yang selalu antusias dan kagum dengan sosok - sosok pemimpin, bukan hanya sekedar pemimpin pintar yang bersikap lika a boss dan sehari - hari menakuti bawahannya. Tetapi pemimpin yang ikut serta, berbaur, bekerja keras bersama seluruh staffnya. Turun tangan dan lumpur - lumpuran, ikut serta mendorong mobil yang ia kemudikan dikala mogok dan tidak dapat berjalan.
Memimpin bukan menjadi raksasa yang ingin ditakuti. Mempimpin bukan menerkam. Memimpin bukan memarahi. Memimpin bukan menekan.
Mereka yang rela meninggalkan nyamannya rumah dan keluarga, untuk berkeliling dari satu kantor cabang ke kantor cabang yang lain. Yang rela tidak tidur untuk memikirkan perumusan suatu keputusan. Yang rela berletih letih menempuh perjalanan panjang dan melelahkan. Menahan hati dari terpaan tekanan dan ancaman. Tidak mungkin kalau tidak karena cinta.
Cinta. Itu variabel yang paling sulit dari memimpin. Dan pada mereka para pemimpin besar. Para pemimpin tangguh, alangkah besar cinta yang mereka miliki. Kepada meraka, salam hormat dari saya. Perjuanganmu tidak mudah. Jalanmu berat penuh pecahan kaca. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat, pertolongan, dan penjagaannya padamu.
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, January 28, 2014 0 comments
Labels: cintanegeri, life, thinking
January 25, 2014
Tentang Kehausan Akan Ilmu
Posted by Artha Ratu Nauli at Saturday, January 25, 2014 0 comments
January 03, 2014
Gak perlu ngotot untuk jadi diri sendiri, karena yang terpenting adalah jadi baik.
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, January 03, 2014 0 comments
November 30, 2013
Tentang Menyampaikan
Posted by Artha Ratu Nauli at Saturday, November 30, 2013 0 comments
May 15, 2013
Sayap
Here we go..
Kini sayap anak burung itu telah selesai dirakit.
Ototnya telah bertulang, walau masih tulang rawan.
Saatnya pergi terbang..
tinggalkan sarang..
Datangi savana savana baru..
Satu per satu si anak burung mulai terbang tinggalkan sarang..
Ucapkan salam perpisahan sementara kepada sang induk,
lalu dengan patah patah perlahan mengepakkan sayap yg baru saja jadi..
Terbang diatas gelombang udara..
---
written on Feb 21, 2013.
a late (unpublished, actually) notes.
Posted by Artha Ratu Nauli at Wednesday, May 15, 2013 0 comments
Labels: cheatsheet, thinking
December 04, 2012
Because YOU Love Me
For all those times YOU stood by me
For all the truth that YOU made me see
For all the joy YOU brought to my life
For all the wrong that YOU made right
For every dream YOU made come true
For all the love I found in YOU
I'll be forever thankful, ALLAH
YOU're the one who held me up
Never let me fall
YOU're the one who saw me through through it all
YOU give me strength when I was weak
YOU give me voice when I couldn't speak
YOU give my eyes when I couldn't see
YOU saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
YOU gave me faith 'coz YOU believed
I'm everything I am
Because YOU loved me
YOU gave me wings and made me fly
YOU touched my hand I could touch the sky
I lost my faith, YOU gave it back to me
YOU said no star was out of reach
YOU stood by me and I stood tall
I had YOUR love I had it all
I'm grateful for each day YOU gave me
Maybe I don't know that much
But I know this much is true
I was blessed because I was loved by YOU
YOU give me strength when I was weak
YOU give me voice when I couldn't speak
YOU give my eyes when I couldn't see
YOU saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
YOU gave me faith 'coz YOU believed
I'm everything I am
Because YOU loved me
YOU were always there for me
The tender wind that carried me
A light in the dark shining your love into my life
YOU've been my inspiration
Through the lies YOU were the truth
My world is a better place because of YOU
YOU give me strength when I was weak
YOU give me voice when I couldn't speak
YOU give my eyes when I couldn't see
YOU saw the best there was in me
Lifted me up when I couldn't reach
YOU gave me faith 'coz YOU believed
I'm everything I am
Because YOU loved me
I'm everything I am
Because YOU loved me
(from celine dion's song. Edited)
Terimakasih atas semua jalan dan pengalaman yang kau pilihkan untukku, Wahai Allah..
Alhamdulillah...
Segala syukur dan puji bagiMU..
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, December 04, 2012 0 comments
November 07, 2012
Tentang Waktu...
Semoga kita tidak pernah kehilangan momen berharga.
Posted by Artha Ratu Nauli at Wednesday, November 07, 2012 0 comments
Labels: thinking
November 05, 2012
Tentang Keinginan Dan Tindakan Kongkret
Berkata menginginkan sesuatu, tapi tidak ada implementasi kongkret terkait apa yang dikatakan, nilainya sama saja dengan nol koma. Belum satu.
Berkata ingin jadi memiliki sesuatu, tapi tidak melakukan tindakan kongkret untuk memperoleh itu, nilainya sama saja dengan nol koma. Belum satu.
Berkata haus, tapi tidak bergerak untuk memperoleh minum, misalnya ke dapur untuk mengambil air, atau ke warung untuk membeli minuman, atau yah apapunlah, jika tidak ada tindakan , hasilnya adalah kau akan tetap kehausan.
Siapa saja pasti bisa dengan mudahnya bilang, "gue pengen bantu orang", "gue pengen nolongin orang." Tapi saat tiba saatnya, ada orang yang secara nyata kesusahan di depan mata, apakah benar-benar akan membantu? Tak jarang meluncur kalimat-kalimat 'excuse' yang begitu halus, namun tetap saja intinya, mikir 10000 kali buat nolongin orang lain. Apakah itu sudah sesuai dengan apa yang diucapkan?
Segala hal diciptakan berpasang-pasangan. Bisa jadi benar.
Dan untuk setiap keinginan, tindakan-kongkret lah pasangannya.
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, November 05, 2012 0 comments
Labels: thinking
November 02, 2012
Kenapa?
Kalian kepikiran dan heran gak sih, atau di dunia ini cuma saya yang kepikiran sampai ga bisa tidur, ga bisa berkonsentrasi, sampai ga mood ngulik rumus TA , tentang kenapa Dona, suka banget pake jaslab kalau keliling kampus ITB? atau kenapa wakil presiden kita saat ini jarang banget berbicara ke publik, dan kenapa bapak penjual soto di belakang kampus ga beroperasi lagi.
Silahkan jawab sesukanya...
KARENA BUKAN ITU PERTANYAAN ASLINYA
Heran ga sih, kenapa beberapa nama-nama negara, oleh masyarakat kita malah di-Indonesiakan namanya? Di-Indonesiakan penyebutannya. Kenapa?
Tentu kita ga mau kan kalau ada orang lain yang seenaknya mengganti nama kita, penulisan nama kita yang kurang satu huruf aja kadang kita suka protes.. Apalagi kalau di-ubah-ubah?
Contohnya:
Kita sebut Polandia, padahal nama aslinya kan 'Polland', dan pengucapannya pun 'polla/en'.
Terus Perancis, kok ditulis P-e-r-a-n-c-i-s ? Padahal kan nama dia tuh 'française' atau bahasa internationalnya 'France'. Lalu kenapa kita dengan seenaknya nulis namanya dengan
p-e-r-a-n-c-i-s...
Korea Utara/ Korea Selatan. Memang, nama mereka tuh NorthKorea/South Korea, tapi ya itu namanya gitu... Kenapa harus di-translate?
Dan yang paling total adalah Pantai Gading, nama aslinya Côte d'Ivoire. Atau secara international disebut Ivory Coast. Lalu kenapa harus di-translate pake kamus inggris-indonesia menjadi 'Pantai Gading'?
Ya ini cuma pemikiran selewat aja sih, saya tidak terlalu paham mengenai ada atau tidak hukum mengenai aturan penamaan negara berdasarkan bahasa negara lain atau apapun...
Tapi kalau secara simpel,pemikiran dangkal aja nih, misalnya ada orang namanya Amir, itu kan dari bahasa Arab, yang kalau di-bahasaIndonesia-kan artinya pemimpin. Masa terus kita bisa panggil dia "hey pemimpin, maen yok."
Atau misalnya ada bule namanya Mr.Black. Ya masa kita panggil dia "mr.hitam". Gak gitu kan...
Jadi intinya gimana namanya ya panggil dan tulislah sesuai dengan nama dia... Kalau namanya Ivory Coast ya sebutnya Ivory Coast, kalau namanya France maka nyebut dan nulisnya ya France..
Kenapa harus di-traslate.... (?)
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, November 02, 2012 0 comments
Labels: thinking
October 24, 2012
...
"Kadang manusia terlalu sombong karena merasa telah bersusah payah melakukan sesuatu. Dan ketika balasan tak dirasakannya, maka rasa kecewanya luar biasa.."
Mungkinkah rasa “kecewa” itu berawal dari kesombongan? *mengingat tausiyah seorang sahabat tentang ujub*
Untuk direnungkan... (dari Kak Naf TI-2007 )
Posted by Artha Ratu Nauli at Wednesday, October 24, 2012 0 comments
October 11, 2012
:")
A trully bestfriend is sister. And a trully superhero is brother. :")
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, October 11, 2012 0 comments
Labels: thinking
September 17, 2012
Kalau Sudah Menolong, Lantas Ngapain?
Tangan di atas adalah lebih baik daripada tangan dibawah. Sampai disini sepaham kan?
Namun, pernah ga, denger ada yang menggerutu begini," ah.. kecewa deh sama sikapnya kok begitu ke gue..udah ditolongin juga padahal.." Pernah? ada yang ga pernah? atau ada ygang ngerasa pernah ngomong begitu? Sebelum negara api menyerang, mohon dihilangkan gerutuan seperti itu ya..
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, September 17, 2012 0 comments
Labels: thinking
August 25, 2012
(bukan) Sampah
Posted by Artha Ratu Nauli at Saturday, August 25, 2012 0 comments
Labels: thinking
July 09, 2012
Less expectation (?)
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, July 09, 2012 1 comments
Labels: thinking
June 25, 2012
Cuma 'cuma'.
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, June 25, 2012 2 comments
Labels: thinking



