Ternyata kalau kita melakukan sesuatu, untuk kebahagiaan sendiri tapi menyebabkan sakit di orang lain, kebahagiaan itu sama sekali tidak kita dapat.
Tapi kalau kita melakukan sesuatu untuk kebahagiaan orang lain, sekalipun kita kira kita akan sedih, ternyata enggak loh.. surprisingly kita ga sedih. Karena kita tau bahwa yg kita lakukan itu bisa kasih bahagia untuk orang lain.
Artha Ratu Nauli
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.
December 16, 2017
Life lesson part 4737282883
Posted by Artha Ratu Nauli at Saturday, December 16, 2017 0 comments
Labels: life
May 07, 2015
Midya Rezki 's Wedding
Apologize for the super-late-post.
Sekitar pukul 4 sore menginjakkan kaki di Bandara Sultan Taha , aku dijemput oleh Ria, Uci, dan Mufti. Uci, yang saat ini tinggal di Palembang, telah lebih dulu nyampe di Jambi. Uci nyampe sekitar siang di hari yang sama. Begitu keluar dari ruang kedatangan, langsung di sambut oleh mereka ini. Kangen!!! Teriak - teriak, peluk - peluk.
![]() |
| Dijemput dari bandara Sultan Taha |
![]() |
| Makan Nasi Minyak India porsi jumbo pake kari kambing dan habis! Maafkan aku timbangan. |
![]() |
| Cafe yang jual Tempoyak. Lupa nama tempatnya. |
![]() |
| Kwetiaw Siemens |
Malam sebelum akad, kami nyempetin ke rumah Memed, buat menikmati malam terakhir Memed sebagai single lady.
![]() |
| Hena, seni lukis pada kulit yang biasa digunakan dalam pesta pernikahan. |

Sempet mampir ke Matahari. Supermarket tua yang ada di kota jambi, karena Uci yang mau nyari sepatu buat ke resepsi. Lucunya, begitu masuk ke area matahari, bingung nyari parkir. Lha wong biasanya kesana tuh pas SD, lagi karyawisata sekolah, naek bus! hehehewww..
![]() |
| Nyempetin mampir ke Matahari! Supermarket tua di Jambi yang terakhir kesana tuh pas SD. |
![]() |
| Chit-chat dinner at Bangi Kopitiam. |




![]() |
| Setelah pembacaan akad, mempelai wanita digiring keluar dari kamar, lalu duduk di samping mempelai pria. |
![]() |
| Mata merah abis nangis :p |






![]() |
| Seneng banget ngagetin mufti dengan diem diem nyamperin dia ke ruang Coass :p |
![]() |
| Karaoke |
![]() |
| Ngejam |


![]() |
| 13 and 19 years of friendship |
![]() |
| The Girls |


![]() |
| Most of us emang udah temenan dari SD :) Bahkan dari TK. ;) |
Wishing you both the happily ever after you deserve. Through the storms of life, may your love for one another be steadfast and strong. Just a note to say how happy we are for you. Wishing you a lifetime of the greatest joy, love, and happiness. Congratulations to a wonderful couple!
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, May 07, 2015 0 comments
Labels: life
September 16, 2014
Love is everywhere (Allah maha baik. Allah maha asik)
Alhamdulillah
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, September 16, 2014 0 comments
June 30, 2014
When You Are Angry
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, June 30, 2014 0 comments
May 23, 2014
Drama RST
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, May 23, 2014 0 comments
Labels: Engineer's Life, life, thinking, Work
May 22, 2014
Warning To Artha
Tha!
Masih inget gak, apa mimpi-mimpinya?
Masih inget gak, apa target - targetnya?
Masih inget gak, apa visi misi hidupnya?
Lagi menuju itu gak sekarang? Jawab!
*diem*
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, May 22, 2014 0 comments
Confession of Random Girl (iya. Girl :D )
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, May 22, 2014 0 comments
May 13, 2014
Fair
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, May 13, 2014 0 comments
May 03, 2014
Terbaik
Bagaimana mungkin melakukan apa yang tidak diajarkan agama, bisa membuat bahagia?
Jalan terbaik adalah mengikuti apa yang Allah perintahkan. Karena ketenangan murni yang berasal dari cinta Allah, tidak akan datang dari hal - hal yang diluar ajaranNya.
Posted by Artha Ratu Nauli at Saturday, May 03, 2014 0 comments
Labels: life
April 23, 2014
Silent Thanks
Akhirnya tiba masa..
Dimana nafas terasa lega..
Lega bukan karena menang, sebab menang tak selamanya jawaban.
Lega justru karena menyerah,
kalah.
Menyerah bahwa ada kekuatan sang Maha yang kuasa atas segala.
Menyerah.
Tiada guna menerka nerka.
Tak perlu repot ambil alih bagian Tuhan. Karena toh tak akan bisa.
Menyerah.
Lakukan bagian kita. Dan biarkan DIA melakukan bagianNYA.
Dan saat ini aku bahagia.
Sangat bahagia.
Ada hangat dalam hati.
Cemas sirna.
Posted by Artha Ratu Nauli at Wednesday, April 23, 2014 0 comments
Ada
Ada lho, orang disini yang mendoakan kamu diam-diam..
Kamu ga perlu tau.. gapapa kalau ga tau..
Ada yang mendoakan kamu agar kamu menjadi orang baik.. Ada..
Ada yang tiap tengadah tangannya meminta agar kamu dicahayai.. Ada...
Udah, ga perlu tau..
Dia pun ga tau kamu disana bagaimana. Doanya udah sampai kesana apa belum, dia gak tau, dan mungkin juga gak perlu tau.
Apa efek atas doanya saat ini terhadap kamu, dia ga tau, dan gak perlu tau.
Bahkan kenapa dia mendoakan kamu pun dia tak tau.
Dia cuma berdoa. Dia cuma ingin mendapat kabar kalau kamu menjadi orang baik. Menjadi orang yang dekat dengan Tuhan. Itu saja.
Iya, ada...
Posted by Artha Ratu Nauli at Wednesday, April 23, 2014 0 comments
Labels: Engineer's Life, Islam, life
March 25, 2014
TM08
Kelakuan :))))
I love you , saudaraku Teknik Perminyakan ITB 2008 !
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, March 25, 2014 0 comments
Labels: Friends, ITB, life, Teknik Perminyakan ITB, why so serious?
March 21, 2014
Mudahkan, jangan mempersulit
Rasulullah saw bersabda, “yassiru wala tu’assiru wabasysyiru wala tunafiru”, mudahkanlah dan janganlah engkau persulit orang lain dan berilah kabar gembira pada mereka, jangan membuat mereka menjadi lari (HR. Bukhari).
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang meringankan penderitaan seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan meringankan penderitaan (kesulitan)nya kelak di hari Kiamat dan BARANGSIAPA YANG MEMUDAHKAN URUSAN ORANG YANG MENGALAMI KESULITAN, NISCAYA ALLAH AKAN MEMUDAHKAN URUSANNYA DI DUNIA DAN AKHIRAT (HR. Muslim)”.
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, March 21, 2014 0 comments
March 17, 2014
Ihdina s-siraata l-mustaqiim
Beberapa waktu terakhir ini entah kenapa kepikiran banget dengan ayat ini, khususnya Al-Fatihah:6.
Dalam sehari berapa kali coba kita memanjatkan kata-kata itu? minimal 17 kali! itu kalau yang shalatnya wajib doang 5 waktu, belum lagi kalau ditambah shalat sunnah. Berapa kali dalam sehari coba??
Pertanyaannya....... Are you serious? i mean, beneran lo:?
Jalan yang lurus itu yang seperti apa?
from here
Kenapa saya bilang begitu, soalnya gini, kita MINTA buat ditunjuki jalan yang lurus. Minta sampai berkali - kali dalam sehari. Pertanyaan lagi, kalian sadar gak sih kalau minta itu?
Sekarang kita minta -berkali - kali dalam sehari- jalan yang lurus. Dan Allah itu pasti mengabulkan permintaan hambaNYA kan. Nahh... Yang namanya petunjuk Allah itu bisa datang kapan aja, dimana aja, dan melalui apa/siapa aja. Sip.
Lalu, bagaimana kalau Allah sebenernya SUDAH mengabulkan doa kita itu, yaitu Allah tuh udah ngasih tau kita, Allah udah menunjuki kita jalan yang lurus.
TERUS KITANYA NGAPAIN??
Ibaratnya, tiap hari minta minta sesuatu. Giliran dikasih, eh malah ga diamalkan. Ga dikerjakan. Udah diberi tahu kalau "ini lho jalan yang lurus itu yang ini...", eh malah gak ditempuh jalannya.
Bingung gak sih,, kata Allah (permisalan aja), ini anak maunya apa sih. Minta minta ditunjuki jalan yang lurus, pas udah ditunjuki, gak mau nempuh. Maunya apasih.
So, sadarilah bahwa setiap hari kita tuh meminta agar ditunjuki jalan yang lurus.
Jadi, saat sebetulnya kita sudah berasa telah ditunjuki jalan yang lurus itu yang mana, maka tempuhlah.
Jangan jadi orang yang plin plan.
*ngomong sama diri sendiri*
Semoga kita semua diberi petunjuk jalan yang lurus, dan diberi kekokohan hati untuk menempuh jalan lurus tersebut. Aamiin.. :)
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, March 17, 2014 0 comments
Beberapa saat ini entah kenapa kepikiran banget sama ayat ini. ihdina siraathal mustaqiim... tunjukilah kami jalan yang lurus . Dan lanjutannya adalah, yaitu jalan orang - orang yang engkau
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, March 17, 2014 0 comments
Labels: life
Miss you, my dear fellas! See you on April ! :)
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, March 17, 2014 0 comments
Labels: Around The World, Engineer's Life, Friends, life, Trip, Work
March 06, 2014
Trip to Cameron and Penang
Pas school kemaren, kami dapet libur sabtu-minggu,nah sama anak-anak kelas, kita pakai deh itu wiken buat jalan jalan.
Pertama ke Cameron High Land.
Ini semacam areal kebun teh gitu. Ya mirip mirip puncak atau lembang lah. Ada kebun bunga dan kebun strawberry juga. Kalau yang anak - anak Indo apalagi saya sih yang notabene sempet 4++ tahun di Bandung ya ndak aneh liat yang beginian. Tapi yang temen - temen dari luar kayak anak anak UK, Ukraine, Australia, dan India, pasa seneng gitu. Hahaha ini mah ga ada apa apa nya dibanding di Indonesia 8)
Tapi kalau soal kebersihan harus diakui Cameron ini lebih oke.
Nah weekend selanjutnya kita ke Penang.. Bela belain nyewa bus... dan bus nya super gede! Oversize buat rombongan kamu yang cuma ber-14. Tapi yaudah its okay.. Berangkaattt..
Perjalanan Ipoh - Penang kurang lebih 4 jam. Begitu melintasi gerbang perbatasan memasuki penang, agak mirip Bali sih.. Kemudian setelah benar2 masuk ke kota Penangnya, well..agakmirip Bandung. Seperti Ipoh, Penang juga dipenuhi oleh bangunan - bangunan tua, yang masih dimanfaatkan hingga saat ini. Sebagian besar dipakai jadi cafe,toko, hotel, kantor..
Penang cenderung panas karena memang posisinya yang didekat laut. Di Penang, kami nyobain naik kereta yang mendaki sampai puncak bukit, dan pastinya ke pantai :D
Sesampainya di puncak, disana kita bisa melihat seluruh kota Penang dari ketinggian. Salah satu destinasi favorit turis kalau ke kota ini.
Dari situ, kita lanjut ke pantai.. Pantainya ya seperti pantai pada umunya. Ada watersportnya juga. Tapi percayalah saya sudah seriiing banget bertemu pantai yang jauuhh lebih keren di Indonesia. Haha
Oiya, saat ke Penang kami nyewa semcam 'apartment' gitu. Kalau di Indo itu sejenis wisma gitu kali ya. Satu apartment diisi 5 orang. Waktu itu saya satu apartment sama Shindu, Srishti, Manasa, dan Prateek.
Yang kocak adalah malamnya kan anak - anak pada ke Bar. Saya (pastinya) ga ikut dan yaudah tidur aja,, capek juga abis maen di pantai. Terus paginya... pas bangunin si prateek, dia udah tergeletak aja tidur di lantai, bahkan kasurnya pun masih rapi mulus. Pas abis sarapan ditanya (in english, translated) ,"prateek, kenapa tadi pagi lo tidur di lantai?" "hah yang bener? ga ngerti lagi dah gue pusing banget semalem" wahahaha ngaco bener
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, March 06, 2014 0 comments
Labels: life
Perintah Allah untuk Berlaku Lemah Lembut
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. ” (QS. Al Hijr: 88)
Syaikh Muhammad Al Amin Asy Syinqithi mengatakan, “’Berendah dirilah’ yang dimaksud dalam ayat ini hanya untuk mengungkapkan agar seseorang berlaku lemah lembut dan tawadhu’ (rendah diri).”1 Jadi sebenarnya ayat ini berlaku umum untuk setiap perkataan dan perbuatan, yaitu kita diperintahkan untuk berlaku lemah lembut.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ الله لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظّاً غَلِيظَ القلب لاَنْفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ
“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159). Yang dimaksud dengan bersikap keras di sini adalah bertutur kata kasar.2 Dengan sikap seperti ini malah membuat orang lain lari dari kita.
يَا رَسُولَ اللَّهِ، دُلَّنِي عَلَى عَمِلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ
“Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga.” Beliau bersabda,
إِنَّ مِنْ مُوجِبَاتِ الْمَغْفِرَةِ بَذْلُ السَّلامِ، وَحُسْنُ الْكَلامِ
“Di antara sebab mendapatkan ampunan Allah adalah menyebarkan salam dan bertutur kata yang baik.”4
لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ
“Kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa saja yang tutur katanya baik, gemar memberikan makan (pada orang yang butuh), rajin berpuasa dan rajin shalat malam karena Allah ketika manusia sedang terlelap tidur.”5
الْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ
“Tutur kata yang baik adalah sedekah.”6
Dari ‘Adi bin Hatim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
“Selamatkanlah diri kalian dari siksa neraka, walaupun dengan separuh kurma. Jika kalian tidak mendapatkannya, maka cukup dengan bertutur kata yang baik.”7
Ibnul Qayyim mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan tutur kata yang baik sebagai pengganti dari sedekah bagi yang tidak mampu untuk bersedekah.”8
ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ
“Tolaklah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushilat: 34-35). Menolak kejelekan di sini bisa dengan perkataan dan tingkah laku yang baik.”
Sahabat yg mulia, Ibnu ‘Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- mengatakan, “Allah memerintahkan pada orang beriman untuk bersabar ketika ada yang membuat marah, membalas dengan kebaikan jika ada yang buat jahil, dan memaafkan ketika ada yang buat jelek. Jika setiap hamba melakukan semacam ini, Allah akan melindunginya dari gangguan setan dan akan menundukkan musuh-musuhnya. Malah yang semula bermusuhan bisa menjadi teman dekatnya karena tingkah laku baik semacam ini.”
Posted by Artha Ratu Nauli at Thursday, March 06, 2014 0 comments
February 25, 2014
You Can Always Come Back Home
Posted by Artha Ratu Nauli at Tuesday, February 25, 2014 0 comments
Labels: cintanegeri, Engineer's Life, life, Travel
February 21, 2014
Tentang Mencari Pembenaran
Manusia lebih senang mengingkari hati kecilnya yang dengan polos menunjuk salah-benar secara blak-blakan supaya ia dibenarkan terus.
Manusia lebih senang menutupi boroknya sampai busuk ketimbang perih sebentar selama diobati.
Sesungguhnya Anda sudah tahu apa yang tepat dan tidak tepat di dasar hati Adna yang paling dalam, namun pengetahuan itu terhalang ole keinginan egois dan mau memang sendiri. Andai saja setiap orang berhenti mencari pembenaran dari luar dan bersedia duduk sebentar mendengarkan suara hatinya...
PS : Saya jadi ingat kata seorang teman yang mengatakan kalau orang pada umumnya tidak bisa duduk tenang walau sesaat, karena ketika ia diam, hatinya mulai menunjuk-nunjuk siapa dia sebenarnya...
Posted by Artha Ratu Nauli at Friday, February 21, 2014 0 comments




















