Artha Ratu Nauli
An over-thinker. Adventurer.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.
April 26, 2011
April 25, 2011
did you know...
- ada 7 kilang minyak di Indonesia saat ini , dan kilang minyak Cilacap adalah yang terbesar dengan kapasitas 348000 barrel/hari dan terlengkap produknya.
- Kilang minyak Cilacap memasok 30% dari total kebutuhan BBM di Indonesia, atau 60% yang ada di pulau Jawa
(sumber: PATRA Spirit. Buletinnya anak minyak ITB)
- Kilang minyak Cilacap satu-satunya kilang yang memproduksi hasil akhir aspal dan base oil yang ada di Indonesia.
Hmm... Pantesan heboh bener pas kilang ini kebakar ya.. bayangin aja kalo ga beroperasi beberapa hari aja, kelabakan deh Indonesia.
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, April 25, 2011 0 comments
Labels: cintanegeri
teknologi...teknologi...
'diakses'. Hhhh... dasar institut teknologi...
(lokasi: salah satu toilet di gedung teknik perminyakan)
Posted by Artha Ratu Nauli at Monday, April 25, 2011 0 comments
April 24, 2011
koma
saya ingin memakan anda. mengunyah anda sampai lumat. sampai tidak tersisa.
Posted by Artha Ratu Nauli at Sunday, April 24, 2011 0 comments
April 17, 2011
y-for-yogya
Mungkin diantara kalian punya kota kesukaan. Kota yang kalian sangat kenal. Kota yang membuat kalian selalu ingin kesana. Kota yang selalu membuat kangen. Dan pada umumnya hal itu ada latar belakangnya. Bisa karena kalian lahir disana, pernah tinggal disana, atau ya minimal sering kesana.
Saya juga. Maksudnya, saya juga memiliki kota yang selalu membuat saya rindu. Kota yang saya merasa memiliki ‘ikatan batin’ yang begitu erat. Kota yang saya merasa ‘sangat kenal’. Dan itu adalah YOGYAKARTA.
Tapiiii… saya tiidak punya alasan untuk semua itu. Saya (yang saya tahu) tidak berdarah yogya. Saya ke yogya itu pernah. Tapi tidak sering. Dan tentu saja saya belum pernah berdomisili di yogya. Namun entah mengapa, saya seperti selalu merasa ‘dekat’ dengan Yogyakarta. Dan itu saya sadari bahkan sejak lama. Ya. Sejak-sangat-lama.
Saya seperti selalu merasa rindu dengan sinar mataharinya. Dengan angin malamnya. Dengan suasana sorenya. Dengan cahaya lampu-lampu jalannya. Dengan semuanya.
Seperti pernah bertahun-tahun tinggal disitu. Kota itu membuat saya selalu feel back home tiap kali mendengar namanya. Seperti saya mengenalnya dan biasa bercengkrama dengan sangat akrab. Lagi saya katakan,sejak-sangat-lama.
Ketika SMA saya sempat berfikir untuk kuliah disana. Namun apadaya, berhubung saya memang bercita-cita di Teknik Perminyakan ITB, dan notabene itu adalah di Bandung. Bukan Yogya. Okay. Dari segi kuliah, tidak ada alasan untuk tinggal disana. Kecuali kalau ITB pindah ke Yogya.
Dan lagi, pertanyaan yang saya sendiri tidak bisa menjawab: mengapa saya begitu menyukai Yogya? Mungkin banyak kota lain yang jauh lebih menarik daripada Yogya di Indonesia, atau bahkan Di Dunia. Halooo.. bumi Allah ini luas,bukan? Tapi ya itu tadi, lebih dari alasan kota-ini-menarik,atau apapun, tapi karena entahlah.
Sampai bertemu kembali Yogyakarta ! Dari aku, yang selalu rindu kamu !
Saya juga. Maksudnya, saya juga memiliki kota yang selalu membuat saya rindu. Kota yang saya merasa memiliki ‘ikatan batin’ yang begitu erat. Kota yang saya merasa ‘sangat kenal’. Dan itu adalah YOGYAKARTA.
Tapiiii… saya tiidak punya alasan untuk semua itu. Saya (yang saya tahu) tidak berdarah yogya. Saya ke yogya itu pernah. Tapi tidak sering. Dan tentu saja saya belum pernah berdomisili di yogya. Namun entah mengapa, saya seperti selalu merasa ‘dekat’ dengan Yogyakarta. Dan itu saya sadari bahkan sejak lama. Ya. Sejak-sangat-lama.
Saya seperti selalu merasa rindu dengan sinar mataharinya. Dengan angin malamnya. Dengan suasana sorenya. Dengan cahaya lampu-lampu jalannya. Dengan semuanya.
Seperti pernah bertahun-tahun tinggal disitu. Kota itu membuat saya selalu feel back home tiap kali mendengar namanya. Seperti saya mengenalnya dan biasa bercengkrama dengan sangat akrab. Lagi saya katakan,sejak-sangat-lama.
Ketika SMA saya sempat berfikir untuk kuliah disana. Namun apadaya, berhubung saya memang bercita-cita di Teknik Perminyakan ITB, dan notabene itu adalah di Bandung. Bukan Yogya. Okay. Dari segi kuliah, tidak ada alasan untuk tinggal disana. Kecuali kalau ITB pindah ke Yogya.
Dan lagi, pertanyaan yang saya sendiri tidak bisa menjawab: mengapa saya begitu menyukai Yogya? Mungkin banyak kota lain yang jauh lebih menarik daripada Yogya di Indonesia, atau bahkan Di Dunia. Halooo.. bumi Allah ini luas,bukan? Tapi ya itu tadi, lebih dari alasan kota-ini-menarik,atau apapun, tapi karena entahlah.
Sampai bertemu kembali Yogyakarta ! Dari aku, yang selalu rindu kamu !
Posted by Artha Ratu Nauli at Sunday, April 17, 2011 0 comments
Subscribe to:
Posts (Atom)

