Artha Ratu Nauli

An over-thinker. Adventurer.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.

May 27, 2014

Handil

Sedikit cerita tentang Handil.
  • Handil adalah suatu daerah kecil yang terletak di Kalimantan Timur. Merupakan wailayah yang didalamnya juga terdapat lapangan minyak/gas dan  juga areal - areal batubara.
  • Disini mayoritas masyarakatnya adalah orang keturunan Jawa dan beberapa dari Sulawesi dan orang Kalimantan sendiri.
  • Yang saya senang disini adalah di Handil memiliki banyak mesjid! Hampir setiap satu kilometer pasti ada mesjid. Dan mesjid yang ada pun sangat sangat terawat, bisa dibilang mesjid yang cukup besar dan bagus. Manteb yah.
  • Dari segi masyarakat, yang saya lihat saat jam - jam shalat, masyarakatnya berbondong - bondong untuk menuju mesjid untuk shalat berjemaah. Tidak hanya di waktu magrib, bahkan pada waktu zuhur dan ashar pun mesjid yang biasanya ga terlau rame, kalau disini rame!
  • Penduduknya pada umumnya berhijab dan menggunakan hijab yang cukup panjang hingga menutup dada.
  • Saya jarang sekali melihat warung - warung kopi yang isinya orang - orang nongkrong ga jelas. Dan juga insyaAllah ga ada orang jual beer kayak di lapangan pada umumnya.
  • Disini bahkan anak - anak kecil perempuannya juga pada pake kerudung. Lucu - lucu deh :)
  • Sudah banyak terdapat bank, mulai dari mandiri, bni, mandiri syariah, bri. Sayangnya belum liat ada bank bca :(
  • Punya beberapa pelabuhan kecil.
  • Ada sungai yang cukup lebar. Ga tau deh itu nama sungainya sungai apa.
  • Hmm apa lagi yah....

May 23, 2014

Drama RST

Somebody wanna know what is go on my life recently? haa..?  *celingak - celinguk* ga ada. Baiklah. *tutup laptop*

Jadi dengan selesainya saya school 2 tahap, maka resmilah saya istilahnya incharge. Istilah ini buat engineer yang udah ditraining, dan bisa dilepas buat running job sendiri (well, dengan crew sih tentunya).

Nah karena sudah resmi incharge, abis off kemarin saya langsung disuruh buat ke mutiara/handil. Ini adalah lapangan yang berbeda dari lapangan yang biasanya yaitu badak. Kalau mutiara/handil ini, ga ada kantor kayak di badak. Jadi semua nya dikerjakan dari kamar hotel. Tapi hotelnya jangan dibayangkan kayak novotel, fourseasons, hilton, dan kawan - kawannya yah. Ini adalah penginapan sederhana gitu. Ya namanya juga di daerah. Tapi enak deh kamarnya. Homy... Saya jadi berasa lagi tidur di kamar rumahan.. Ibu dan mbaknya juga baikkk banget.. Jadi serasa di rumah.. *mellow :')

Nah, disini tadinya bareng frank, frank nya off, naik kahfi. Jadilah saya sekarang lagi bareng kahfi 'jaga warung' mutiara. Thank to internet penginapan yang lumayan. Jadi kerjaan (ngenet) lancaarrr jayaaaa..

Kerja gak di kantor alias di kamar gini jangan dikira santai lhoo.. ya santai sih.. pake baju tidur aja bisa langsung kerja. Tapiiii.. jadi ga ada waktu berenti kerjanya kecuali pas mau tidur. Kalau masih belum ngantuk, ya secara laptop ada di depan mata, adaaa aja yang di-kulik-kulik.  Bisa dibilang justru lebih kerja terus kalau di kamar begini. Kalau ga dipegang itu kerjaan, kepikiran. Takut ada yang missed.

Well, jadi tadi siang laptopnya kahfi entah kenapa agak mandek gitu, dia mau buka RST gabisa. Jadilah dia minta tolong saya buat bikin itu RST. Daaannn berhubung laptop ini baru diinstal ulang, saya gak ngeh kalau ternyata belum nginstal RST lagi. Ditambah belum nginstal yang buat ngeprint ke PDF juga. Duh! Urusan instal-instalan memang ga pernah bisa hinggap di kepala ini >,<

Akhirnya terpaksa deh si kahfi nginstalin dulu dan sebagainya. zzzzz artha-super ngerepotin-ratu nauli memang.

Tapi dari sini pelajaran yang diambil adalah, pertama dan yang pasti, harus ngeh dengan hal - hal kecil tapi penting, ya kayak primo pdf ini misalnya. Tapi bukan itu yang mau saya highlight, melainkan, cara Allah buat ngelindungi kita dan ngingetin kita tentang sesuatu, itu macem - macem ya.. intinya Allah itu sayaang sama kita dan akan dengan caraNYA ngasih tau kita akan hal - hal yang penting bagi kita.

Ya kayak kejadian ini, Allah mau ngasih tau dan ngingetin saya bahwa di laptop saya tuh belum instal RST dan primo pdf, tapi melalui mendeknya laptop kahfi. Kalau laptop kahfi lancar-lancar aja, mungkin saya masih gak ngeh ini kalau belum instal. Repot deh di kemudian hari pas lagi butuh buat kerja. See.... Allah ngasih taunya dengan caraNYA. Bisa secara langsung, maupun secara tidak langsung. Bisa straight, bisa dengan didahului 'drama' dulu. MashaAllah..Alhamdulilah.. terimakasih yaAllah. Cheeseee *pose dengan layar laptop terpampang RST* 

May 22, 2014

Warning To Artha

Tha!

Masih inget gak, apa mimpi-mimpinya?

Masih inget gak, apa target - targetnya?

Masih inget gak, apa visi misi hidupnya?

Lagi menuju itu gak sekarang? Jawab!

*diem* 


Confession of Random Girl (iya. Girl :D )


Pas lagi kepikiran buat nulis sesuatu, mager buka blogger.

Pas lagi pengen nulis sesuatu dan udah buka blogger, ga tau mau ngepost apa.

Ada yang sama kayak gue gak? hah? halooohhh.. Ga ada ya? Oke....

Hidup petroleum! #loh




May 13, 2014

Fair

Semakin mendekati pemilihan presiden, semakin banyak opini – opini public, ataupun kabar burung yang beredar di berbagai media, tentang calon A, calon B, calon C, dan seterusnya. Mulai dari kabar lucu, sampai kabar yang aneh. Dan yang terakhir saya baca adalah artikel tentang status orangtua/keluarga salah satu calon presiden.
Sebut saja namanya Budi (bukan nama sebenarnya), nah di artikel itu disebutkan bahwa orangtua si budi beragama ‘x’ lah, ayahnya gak jelas lah, bahkan yang lucu, dan dibahas, ibunya si capres Budi yang gak mau nyebutin siapa ayahnya si Budi. Dan karena serentetan itu, maka si Budi tidak layak untuk dipilih jadi presiden. Loh.
Terlepas dari isu agama, yang saya highlight disini adalah, betapa tidak bijaksananya kita apabila hanya karena orangtuanya yang tidak jelas, orangtuanya yang buruk, lalu dengan serta merta mendiskreditkan seseorang, mem-vonis seseorang tidak baik, tidak capable, dan sebagainya. Bukan, saya bukan pendukung si capres Budi kok, yang saya bicarakan saat ini sudah diluar gossip tentang capres tersebut.
Kadang, ada orang, mungkin, tidak seberuntung yang lain, memiliki orangtua yang –dianggap- kurang baik. Ada orang yang tidak seberuntung yang lain, tidak jelas orang tuanya. Ada orang yang terlahir dari orangtua yang minim pendidikan. Ada orang yang lahir dari orangtua yang harus berpisah sejak ia kecil. Ada orang yang terlahir dari orangtua yang tidak saling mengakui satu sama lain. Ada orang yang lahir dari orangtua yang tidak menginginkan dia. Ada orang yang tidak seberuntung yang lain, yang bahkan ia tidak pernah mengenal siapa orangtuanya. Lantas, apakah kita bisa serta merta mem-vonis seseorang tersebut tidak baik? Tidak capable? Tidak berkualitas?
Apakah ia pernah meminta untuk terlahir dari orangtua yang seperti itu? Rasanya tidak. Tidak ada anak yang ‘request’ untuk lahir di tengah orangtua yang seperti apa.
Belajarlah untuk lebih fair dalam menilai seseorang. Kenali seseorang dari diri dan kapasitas orang itu sendiri. Don’t judge people unless you stand right on their shoes.