Artha Ratu Nauli

An over-thinker. Adventurer.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.

February 04, 2014

Allah Maha Cinta

Pernah merenungkan gak sih, bahwa kita saat ini adalah karena kebaikan dan cinta Allah. Adalah karena penjagaan Allah. 

Padahal bukannya tidak mungkin kalau Allah gak jaga kita, kita udah entah dimana, mungkin udah ada di lembah hitam. Tapi Allah jaga kita, Allah cintai kita, Allah beri kita tempat terbaik. Allah pertemukan kita dengan orang - orang terbaik. Allah beri kita hidup yang baik. Semua gak akan ada kalau bukan karena cinta Allah ke kita.

Padahal siapa sih kita? kita yang masih sering berdosa. Masih jauh dari kata baik. Tapi Allah masiihh aja sayang. Segala puji hanya bagiMU..

Ya Allah alhamdulillah puji dan syukur hamba ucapkan atas cinta dariMu. Baik untuk keadaan bahagia ataupun keadaan sedih yang engkau izinkan untuk ada.

Untuk setiap keadaan, sedih ataupun bahagia, sesungguhnya hamba begitu bodoh untuk tau yang mana diantara keduanya yang lebih baik bagi hamba.. 

Maha suci engkau ya Allah, Engkau yang lebih tau segalanya.

Sesungguhnya setiap manusia memiliki potensi untuk melakukan hal baik maupun hal buruk. Setiap kehidupan memiliki potensi yang sama untuk terjadi baik, ataupun terjadi buruk. Dan atas rahmat Allah lah yang kemudian melindungi manusia dari bersikap buruk dan menanamkan sikap baik. Atas rahmat Allah lah yang menjaga kehidupan kita dari hal buruk dan meletakkan hal baik. Semua atas cinta Allah.

Kalau Allah gak cinta, ga mungkin aku ada di titik sekarang.

Kalau Allah gak cinta, gak mungkin aku bisa berjalan sejauh ini.

Kalau Allah gak cinta, bisa aja udah terjatuh dari dulu - dulu. 

Kalau Allah gak cinta, mungkiin udah sesat dari dulu - dulu. 

Ga akan sampai di titik ini.

Kalau Allah gak cinta, gak mungkin aku bangkit..

Semua adalah karena Allah cinta. Allah maha baik. Allah maha cinta. Allah maha menjaga. 

Ya Allah entah bagaimana caranya aku harus berterimakasih..

Untuk setiap kebahagiaan yang engkau limpahkan..

Untuk setiap kesedihan yang engkau letakkan di dalamnya pelajaran..

Untuk kesehatan yang engkau izinkan..

Untuk keluarga yang luar biasa..

Entah bagaimana caranya aku berterimakasih.

Untuk setiap penjagaan..

Untuk setiap pelajaran..

Untuk setiap bimbingan..

Untuk setiap doa yang engkau kabulkan jika itu terbaik... 

Untuk setiap doa yang engkau tunda atau engkau ganti jika menurutMU belum saatnya atau bukan itu.... 

Sungguh hamba berterimakasih..

Aku takkan bisa bila hidup tanpa cintaMU ya Allah..


terdiamku
merasakan keheningan...
suara malam membimbing langkahku
menuju syahdu bersama-Mu
ku berucap
lirih bahwa aku malu
terlalu jauh aku melangkah
terlalu sombong aku pada-Mu

ya Rabbi...
ini aku
Tuhanku...
aku pada-Mu

aku tak kan bisa bila
hidup tanpa cinta-Mu ya Allah
walau sedetik pun
ku mencoba berdiri dengan
galau dihati tanpa bimbingan-Mu
ku tak kan pernah bisa bertahan

luruh aku
tak kuasa ku berdiri
Allah... Engkaulah yang Maha baik
Kau yang selalu ada bantu aku
ku tak ingin lepas dari pelukan-Mu
jangan biarkan aku melangkah
menjauh pergi dari cinta-Mu



February 03, 2014

Indikator Prestasi Tertinggi

Indikator prestasi tertinggi kita adalah RIDHO ALLAH Subhanahu wata’alla. Setiap prestasi haruslah mampu menghantarkan kita semakin dekat pada Illahi Rabbi, barulah membuat sesama semakin mencintai.

:')

Seorang muslim yang mengaku beriman kepada Allah SWT sudah sewajarnya mengikuti perintah Islam untuk berlaku baik, bersabar dan memuliakan istrinya seperti yang di contohkan oleh Khalifah Umar Bin Khattab RA saat ia ditanya kenapa ia diam saja saat di marahi istrinya:

Tahukah kamu seberapa berat beban yang harus dia tanggung, setelah dia membersihkan seisi rumah sendiri, memasak untuk diriku, merawat dan mendidik anak-anakku.

Semua dia lakukan sendiri karena saya tidak bisa membayar pembantu untuk meringankan bebannya, padahal semua itu adalah tugas saya. Memuliakan seorang istri di dalam rumahnya adalah tugas suami. Tapi saya terlalu miskin menggaji pembantu sehingga dia harus mengerjakan semua sendiri. Untuk itu hanya sekedar di omeli saja kenapa saya harus marah, demi melihat pengorbanannya kepada keluarga. (Umar Ibn Khattab RA)

--
“sebaik-baik lelaki adalah lelaki yang paling baik dan lemah lembut terhadap istrinya.” - Rasululllah SAW.

--

MashaAllah Islam.. :)

February 02, 2014

The Dua (Doa)




pict from this lovely blog
  “Ya Allah, aku meminta permintaan yang terbaik,
permohonan terbaik, keberhasilan terbaik,
ilmu terbaik,
amal terbaik,
pahala terbaik,
kehidupan terbaik,
kematian terbaik,
dan tetapkanlah aku dalam semua kebaikan itu.
Beratkanlah timbangan (amal baikku),
kukuhkanlah imanku,
tinggikanlah derajatku,
terimalah shalatku,
ampunilah kesalahan-kesalahanku;
dan aku memohon surga yang paling tinggi kepada-Mu.”


--

Do'a Khatmil Quran.

--

Rasanya gak pantes banget meminta doa yang begitu sempurna ini... tapi Allah senang apabila hambaNya meminta padaNya, dan dalam meminta kepada Allah, mintalah yang terbaik..

aamiin....

January 28, 2014

Kekaguman akan Kepemimpinan






Picture from: kvltmagz.com
    

Salah satu hal yang pasti bakal bisa membuat saya selalu menangis adalah tiap kali baca blog nya bapak dahlan iskan. Ya, selalu nangis. Sampai ujung jilbab basah dan bisa diperas saking nangisnya. Terutama yang isinya tentang kerja keras dan semangat para pemimpin bumn untuk memajukan bahtera masing masing yang mereka pimpin.

Bagaimana kerja keras dirut garuda indonesia untuk membangkitkan garuda dari keterpurukan.
Garuda, secara mengejutkan, saat ini sudah lebih besar daripada Malaysia Airlines (MAS) dan Thai Airways, Thailand. Bahkan, sudah lebih besar daripada Air France! Value Garuda kini mencapai Rp 18 triliun. Sudah sekitar Rp 1 triliun lebih besar daripada MAS dan Thai. Dengan demikian, untuk Asia Tenggara kini Garuda tinggal kalah dari Singapore Airlines.

Kerja keras PT. KAI untuk melenggangkan kembali kereta api indonesia yang sempat terseok seok jalannya, hingga kini sudah sangat sangat jauhh lebih baik. Bahkan dirutnya sampai rela latihan senyum cuma agar dapat memberikan tampilan dan pelayanan sempurna, dalam satu package.

Kerja keras dirut PT. BatanTek untuk membangkitkan industri nuklir Indonesia.

Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Yang lagi semangat-semangatnya untuk mengembangkan diri. Terutama untuk menjadi micro banking terbesar di dunia. bahkan di tahun 2012, keuntungan BRI berhasil melampui keuntungan bank Mandiri.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia. Yang sedang pembenahan total di lima pabrik pupuk di indonesia.

Gula, Bulog, Hotel, dan lainnya yang tidak saya tuliskan disini, juga sedang berjuang keras memperbaiki diri.

Pertamina? Gak usah ditanya. Udah sering dan akan terus sering dibahas :)

Ya, saya yang selalu antusias dan kagum dengan sosok - sosok pemimpin, bukan hanya sekedar pemimpin pintar yang bersikap lika a boss dan sehari - hari menakuti bawahannya. Tetapi pemimpin yang ikut serta, berbaur, bekerja keras bersama seluruh staffnya. Turun tangan dan lumpur - lumpuran, ikut serta mendorong mobil yang ia kemudikan dikala mogok dan tidak dapat berjalan.

Pemimpin yang menunjukan prestasi prima, bukan prestasi prima dirinya melaikan prestasi prima dari instansinya. Adalah karena kesungguhan bekerja, semangat seluruh anggota team, dan pemimpin yang  membumi untuk mencari tau apa yang salah dan memperbaikinya.

Setiap kali membuka blognya dahlan iskan selalu sukses meneteskan air mata. Nangis saking kagumnya. Ya, mereka orang - orang hebat. Mereka orang - orang yang special. Mereka orang - orang yang luar biasa. Kagum dan wondering seberapa besar cinta yang mereka punya untuk yang dipimpinnya. Sangat besar, itu pasti. Difikir, fikir, capek lho menghandle suatu badan/organisasi tuh. Capek badan. Capek fikiran. Bahan bakar utamanya ya cinta. Cinta negeri.

Menjadi boss itu mudah. Menjadi tiran itu mudah. Tetapi menjadi pemimpin, itu lain hal.

Memimpin itu tidak mudah. Memimpin itu butuh tekad, ikhtiar, dan yang paling sulit, butuh cinta.

Mereka tidak mungkin bisa melakukan semua itu kalau mereka tidak mencintai apa yang mereka pimpin. Pemimpin adalah nahkoda. Pemimpin adalah pilot. Di kepala mereka sudah jelas peta jalan apa yang harus dilalui, jalur apa yang harus di tempuh, kendala apa yang mungkin saja dihadapi. Di tangan seorang pemimpin lah sebuah kapal dapat berlayar hingga mencapai pulau tujuan. Pemimpin berfikir tentang strategi, tetapi juga memberikan perhatian dan kasih sayang terhadap semua teamnya. Pemimpin adalah tokoh sentral, yang bermakna ia harus memperhatikan ke atas (tujuan), ke bawah (staff), dan ke samping (relasi). 

Memimpin bukan menjadi raksasa yang ingin ditakuti. Mempimpin bukan menerkam. Memimpin bukan memarahi. Memimpin bukan menekan.

Memimpin berarti mengenal, mempelajari, merasakan, berkorban, merawat, mem-bersahabat-i, membawa ke arah lebih baik.

Mereka yang rela meninggalkan nyamannya rumah dan keluarga, untuk berkeliling dari satu kantor cabang ke kantor cabang yang lain. Yang rela tidak tidur untuk memikirkan perumusan suatu keputusan. Yang rela berletih letih menempuh perjalanan panjang dan melelahkan. Menahan hati dari terpaan tekanan dan ancaman. Tidak mungkin kalau tidak karena cinta.

Cinta. Itu variabel yang paling sulit dari memimpin. Dan pada mereka para pemimpin besar. Para pemimpin tangguh, alangkah besar cinta yang mereka miliki. Kepada meraka, salam hormat dari saya. Perjuanganmu tidak mudah. Jalanmu berat penuh pecahan kaca. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat, pertolongan, dan penjagaannya padamu.

Seperti katanya Ridwansyah Yusuf, mantan presiden KM ITB," seseorang bisa saja mencintai apa yang ia tidak pimpin, tetapi seseorang tidak dapat memimpin apa yang ia tidak cintai."