Artha Ratu Nauli

An over-thinker. Adventurer.
Graduated as Petroleum engineer.
Super random person you'll ever meet.

August 08, 2018

Hal yang mahal dan langka saat ini (di Indonesia)

Mungkin gue terlalu lelah dan prihatin dengan kondisi -yang kebetulan sering gue temui- di Indonesia saat ini.

Issue SARA yang semakin dibawa ke arah negatif, komentar-komentar jahat dan tak manusiawi, kalimat tidak sopan tak berperasaan, bad labelling terhadap orang lain yang bahkan tidak dikenal, menekan orang lain yang dianggap 'pelayan' dengan bahasa yg jauh dari kesan menghormati, judgement, dsb.

Makanya sekalinya ada yang (menurutku) cukup open minded untuk mau 'welcome', berteman, 'ngobrol', meruntuhkan dinding2 pemisah, melepaskan jubah ego, berbicara sopan dan penuh penghargaan, melihat manusia setara, melihat perbedaan sebagai warna yang memperindah kehidupan, melihat heterogenitas sebagai corak yang unik dan menarik, melihat manusia sebagai manusia, melihat semua posisi adalah 'teman' yg masing2 punya 'andil' dalam pekerjaan, menghargai bahwa setiap orang punya pilihan hidup masing-masing,
rasanya mau nangis penuh syukur. Rasanya mahaaall banget. Rasanya berarti banget. Rasanya berharga banget.
Aku ucapkan jutaan terima kasih. From deep in my heart, THANK YOU....

Bukannya lebay, tapi betapa hal seperti itu sudah sangat langka untuk didapati sekarang.

Ini bukan curhat. #harusdipertegas.

December 16, 2017

Life lesson part 4737282883

Ternyata kalau kita melakukan sesuatu, untuk kebahagiaan sendiri tapi menyebabkan sakit di orang lain, kebahagiaan itu sama sekali tidak kita dapat.
Tapi kalau kita melakukan sesuatu untuk kebahagiaan orang lain, sekalipun kita kira kita akan sedih, ternyata enggak loh.. surprisingly kita ga sedih. Karena kita tau bahwa yg kita lakukan itu bisa kasih bahagia untuk orang lain.

December 11, 2017

Stand on your own foot

Di era social media kayak sekarang memang bakal membuat orang cenderung mudah terpengaruh dengan apa yang ramai dilakukan orang lain.

Liat orang hura2, ikut juga hura2. Tapi gak inget kewajiban utamanya apa. Punya uang atau engga.

Liat orang ngerokok dan ngebeer hanya biar terlihat 'gaul', ikut juga ngerokok dan ngebeer tanpa consider efek negatif jangka panjang nya gimana. Itu badan kulit organ dalam bakal ancur ancuran brooo..

Liat orang pakai skincare 10 steps, ikut juga pakai skincare 10 steps, terus yang ada malah muka rusak.

Liat orang catering mahal ikut juga catering mahal padahal makanan kayak gt bisa banget masak sendiri di rumah. Ga bisa? Belajar.

Gue sudah lama sih kepikiran , bahwa diri kita yang tau ya cuma kita. Tapi, pointnya adalah, seberapa kenal kita sama diri kita?

Yang jadi masalah itu kan kebanyakan orang gak kenal sama dirinya sendiri. Gak mau mengenal.

Liat orang pakai hp 15 juta ikut juga MAKSAIN beli hp 15 juta. Padahal ujung2nya yg dipakai cuma WA dan insta.

Barusaja gue tersentak sama postingan seseorang, dia masih 19 th lah kira2. Maaih kuliah di salah satu perguruan tinggi dan jurusan terbaik di indonesia. Which is I know that dia pasti sibuk banget dg urusan perkuliahannya. Ditambah doi juga punya bisnis yang cukup maju. Makin ga ada waktu lah ya harusnya. Tapi ya uang ada.

Nah menariknya, dengan fakta-fakta tersebut diatas, doi masih memilih buat MASAK SENDIRI dong makanannya. Include bawa bekal sendiri ke kampus, dengan pertimbangan: makanan yg dijual di kampus kurang sehat (kebanyakan gorengan) dan mahal.

Whatttt.. sekelas dia masih nyempetin masak karena kepikiran mahal? Such an reminder banget rasanya.

October 12, 2017

We run. We fight. We do our best efford. Cz we know , if we faiI, if we faII, we dont have home to come back. We dont have anyone to feed us when we are hungry.  

September 29, 2017

Should I speak up again?

Jadi sekarang kayaknya bener2 lagi puncak era social media ya. Dimana orang-orang berlomba-lomba menyampaikan pendapatnya di social media.

Dan gue? pengen sih meyampaikan pendapat... dan sesekali gue masih lakuin.

Jadi , sekedar cerita, gue tuh dulu, sempat berada di masa dimana gue bener2 sukaaa banget mengkritisi segala sesuatu. Apalagi sama issue issue yang lagi hot tuh, beuhh...  terus sampai pernah kultwit segala lagi di socmed. *well , jamannya twitter emang.
Semuga gue kritik, pendapat gue bla bla bla.. dst dst.

Tapi sekarang... gatel sihhhh pengen "speak up" lagi di social media, tapi kayak udah lelah gt. Udah.... yaudahlah serahhh lo pada.