--














May 07, 2015

Apologize for the super-late-post.

Jadi aku pengen membuat catatan tentang awal april kemarin, pas lagi off, balik ke Kuala Tungkal, place where I grown up, untuk menghadiri acara nikahan salah satu sahabat baikku dari SD, Midya Rezki.

Setelah perjalanan panjang yang dilalui bersama, dengan semua roller coaster percintaan yang biasanya kita saling bagi, yak, akhirnya sahabatku yang satu ini ditemukan oleh Mr. Right nya. Bahagia dan excited.

Dengan semua persiapan yang ada, bagusnya Memed -panggilan akrabnya-, ngabarin kita - kita yang kerja di kota yang jauh dari Tungkal, beberapa bulan sebelum hari H, jadi kita sempet ngatur schedule kerja, aku yang dateng dari Kalimantan, Uci yang bela-belain dateng dari Palembang, Mega yang sengaja nyiapin waktu untuk terbang dari Solo, Devi yang juga bela-belain dateng dari Jakarta, Deen yang bahkan bela-belain dateng dari Singapore, semua ngumpul, dan ya emang dengan ngepas-ngepasin seperti days off atau pun cuti, nyari tiket pesawat dari jauh hari sebelum harganya meroket kalau mepet-mepet, jait kebaya seragaman, dan tentu saja, nyiapin budget buat disana.

Sampai akhirnya awal april, sengaja nyocokin jadwal OFF biar ga kepotong cuti. Akupun berangkat ke Jambi.  Dan you know, approximately it has been TEN years aku ninggalin Jambi. hehehe.. 

Sekitar pukul 4 sore menginjakkan kaki di Bandara Sultan Taha , aku dijemput oleh Ria, Uci, dan Mufti. Uci, yang saat ini tinggal di Palembang, telah lebih dulu nyampe di Jambi. Uci nyampe sekitar siang di hari yang sama. Begitu keluar dari ruang kedatangan, langsung di sambut oleh mereka ini. Kangen!!! Teriak - teriak, peluk - peluk.

Dijemput dari bandara Sultan Taha

Kami stay di Kota Jambi dulu selama beberapa hari karena memang acaranya diadakan disana. Bukan di Kuala Tungkal. Selama disana ya tentu saja makan - makan, yang paling khas adalah makan nasi minyak ala ala India gitu. Terus seempet makan tempoyak , sejenis makanan olahan dari durian yang sudah di fermentasikan. Kesukaan aku ikan patin tempoyak! Kwetiaw Siemen, atau seimen, atau apa ya itu tulisannya. Toko kue yang sudah berdiri dari aku blm SD.


Makan Nasi Minyak India porsi jumbo pake kari kambing dan habis! Maafkan aku timbangan.

Cafe yang jual Tempoyak. Lupa nama tempatnya.

Kwetiaw Siemens

Malam sebelum akad, kami nyempetin ke rumah Memed, buat menikmati malam terakhir Memed sebagai single lady.

Hena, seni lukis pada kulit yang biasa digunakan dalam pesta pernikahan.


Sempet mampir ke Matahari. Supermarket tua yang ada di kota jambi, karena Uci yang mau nyari sepatu buat ke resepsi. Lucunya, begitu masuk ke area matahari, bingung nyari parkir. Lha wong biasanya kesana tuh pas SD, lagi karyawisata sekolah, naek bus! hehehewww..

Nyempetin mampir ke Matahari! Supermarket tua di Jambi yang terakhir kesana tuh pas SD.

 Chit-chat dinner at Bangi Kopitiam. 

THE AKAD..

Akad berlangsung hari jumat, 10 april 2015. Saat kami nyampe disana, suasana haru bener-bener menyelimuti ruangan. Keluarga Memed nangis. Bahkan kami pun nangis. Haru. Kami benar-benar tau bagaimana kisah perjalanan Memed hingga bisa sampai di titik sekarang. Dan InshaAllah saat ini ia telah dipilih oleh orang yang tepat.






Setelah pembacaan akad, mempelai wanita digiring keluar dari kamar, lalu duduk di samping mempelai pria.

Mata merah abis nangis :p







Akad Jumat. 
Resepsi Minggu, 12 april 2015. 
Sabtunya, main-main. O iya. Sama beli kado.


Seneng banget ngagetin mufti dengan diem diem nyamperin dia ke ruang Coass :p

Karaoke

Ngejam


RESEPSI

Pas hari resepsi kita uah siap siap dari jam 6 pagi. Udah booking salon buat make-up, biar pas di foto mukanya ga belang-belang karena beda beda make-up ;).




13 and 19 years of friendship
The Girls



Most of us emang udah temenan dari SD :) Bahkan dari TK. ;)
Wishing you both the happily ever after you deserve. Through the storms of life, may your love for one another be steadfast and strong. Just a note to say how happy we are for you. Wishing you a lifetime of the greatest joy, love, and happiness. Congratulations to a wonderful couple!



Labels:


April 27, 2015

A part of me, no, some part of me, wait, okay, All of me is missing you, Allah. 

Ya Allah jadikan hamba menjadi orang yang dekat padaMU dan dekatkanlah hamba pada orang2 yang mencintaiMU. 

Aamiin. 

Labels:


February 18, 2015


Got this post from my senior's note in facebook. The content itself is written by one of my favorite lecture: Mba Nenny Saptadji.


If you find yourself in love with someone who doesn't love you,
be gentle with yourself.
There's nothing wrong with you.
Love just didn't choose to rest in the other person's heart.


If you find someone else in love with you, and you don't love him,
feel honored that love came and called at your door,

but gently refuse the gift you cannot return.
Do not take advantage. Do not cause pain.
How you deal with love is how you deal with you

and all our hearts feel the same pains and joys,
even if our lives and ways are different.

If you fall in love with another, and he falls in love with you,
and then love chooses to leave,
do not try to reclaim it or to assess blame. Let it go.
There is a reason and there is a meaning. You will know in time.
Remember that you don't choose love. Love chooses you.
All you can really do is accept it for all its mystery when it comes into our lives.
Feel the way it fills you to overflowing.

Then reach out and give it away.
Give it back to the person who brought it alive in you.
Give it to others who deem it poor in spirit.
Give it to the world around you in anyway you can.

There is where many lovers go wrong.
Having been so long without love,

they understand love only as a need.
They see their hearts as empty places that will be filled by love.
They begin to look at love as something that flows to them rather than from them.


The first blush of new love is filled to overflowing,
but as their love cools, they revert to seeing their love as need.
They cease to be someone who generates love

and instead become someone who seeks love.
They forget that the secret of love is that it is a gift,
and that it can be made to grow only by giving it away.
Remember this, and keep it to your heart.

Love has its own time, its own seasons,
and its own reason for coming and going.
You cannot bribe it or coerce it, or reason it into saying.
You can only embrace it when it arrives

and give it away when it comes to you.
But if it chooses to leave from your heart or from the heart of your lover,

there is nothing you can do,
and there is nothing you should do.

Love always has been and always will be a mystery.

Be glad it came to live if a moment in your life.

If
you keep your heart open, it will come again.-

Labels: ,


January 11, 2015

Jadi gini... 

Lo mungkin bisa aja bohong sama semua orang diluar sana. 
Bahkan...kalau lo cukup jahat,lo bisa aja bohongin orang - orang yang lo sayang. 


Tapi


Lo gak akan pernah bisa bohongin orang-yang-sayang-sama-lo. 

---

Iya. Tuhan yang bakal ngasih tau dia. Tuhan melindungi dia karena dia udh memberikan kasih sayangnya sama lo. 

Kasih sayang adalah hal yang besar dan suci. Maka ketika orang mau memberikan kasih sayangnya thd orang lain, maka Tuhan akan yang akan jaga itu.

Makanya, "seseorang itu tidak akan pernah bisa membohongi orang (atau orang2) yang sayang sama dia."
ARN, januari 2015.

#thought
*hasil pemikiran, pertapaan, dan pengamatan selama ini* 

December 09, 2014

Bukan darah yang mempengaruhi sifat dan karakter, tetapi lingkungan dan tempat ia hidup, tinggal, dan bertumbuh.