Artha Ratu Nauli

A woman. First daughter in family. An over-thinker. Adventurer. Dessert lover.
An engineer graduated from Petroleum Engineering ITB 2008.
Super random person you'll ever meet.

January 03, 2014

Gak perlu ngotot untuk jadi diri sendiri, karena yang terpenting adalah jadi baik.

 
pict from tumblr.

Waktu saya masih ABG *iya.Skrg udah gak ABG. Well noted. Fine. Diem kalian semua!* rasanya seriiing sekali mendengar slogan ‘jadi diri sendiri ajah!’. Dan seterusnya saya juga sering mendengar ‘ya, biarin gue begini. Yang penting gue jadi diri sendiri’.
Sekarang semakin saya berfikir, semakin saya bertanya, apakah ‘menjadi diri sendiri’—saja, itu sudah cukup? Apakah itu pilihan terbaik?
Bagaimana kalau diri sendiri-nya saja masih belum baik.
Masihkah akan terus bertahan pada prinsip ‘menjadi diri sendiri’?
Hingga saya simpulkan bahwa, bukan menjadi diri sendiri yang terpenting, tetapi menjadi baiklah yang terpenting. Karena diri sendiri belum tentu sudah baik.
Baik. Sikap yang baik. Perilaku dan kebiasaan yang baik. Hati yang baik. Tutur kata baik. Penampilan baik. Pemikiran baik. Beragama dengan baik.
Kalau awal – awalnya ‘menjadi baik’ itu bukan diri lo, a.k.a ‘gak gue banget ini’, ya ndak apa – apa, hal baik terkadang memang berat untuk dilakukan pada awalnya. Tapi ingatlah bahwa kebaikan itu kekal. Oleh karena itu menurut saya menjadi baik lebih penting, terlepas apakah itu beneran diri sendiri atau bukan. Itu yang namanya melatih diri.
Hidup adalah proses. That's right. Dan yang namanya kebaikan memang kadang tidak ber-parameter. Oleh karena itu gunakan parameter baik, yang sesuai dengan ajaran agama. Baik menurut kita belum tentu baik menurut orang lain. Manusia sudah sifatnya terlalu banyak asumsi. Makanya ikuti baik menurut Allah,toh...
First you make habit, then habit makes you.
Mau jadi diri sendiri atau bukan, itu tidak begitu penting, karena yang terpenting pertama adalah, menjadi baik (yang sesuai dengan ajaran agama). 
Lama lama pasti akan terbiasa kok, asal dilakukan dengan konsisten. Setelah terbiasa, maka silahkan jadi diri sendiri, dengan diri yang sudah ter-install kebaikan.
Selamat menjadi baik. Jiwa - jiwa yang baik :)

0 Kommentarer: